Baraka Media Promo adalah website media promosi dan publikasi online gratis yang bertujuan untuk membantu para pelaku UMKM memasarkan produk dan layanannya secara online.

Temukan mitra bisnis yang cocok atau jutaan pelanggan yang membutuhkan produk dan layanan Anda dengan bergabung bersama kami untuk mempromosikan dan mempublikasikan perusahaan, produk, dan layanan Anda secara online. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak & Ibu yang telah mempercayakan promosi bisnis Anda semua kepada team barakamediapromo.com.

Beranda » » Bahaya Menunda-nunda Shalat Sampai Habis Waktunya

Bahaya Menunda-nunda Shalat Sampai Habis Waktunya

Ditulis pada: 17 November 2015 | Kategori:

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat atas Rasulillah –Shallallahu ‘Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabantya.

Meremehkan shalat adalah perbuatan dosa besar. Tindakan yang membahayakan keimanan. Karena shalat termasuk perkara dien (agama) yang paling penting setelah iman. Siapa yang meremehkan dan menyia-nyiakannya, tidak ada kebaikan padanya.

Orang yang meremehkan shalat dan menyia-nyiakannya, maka terhadap kewajiban yang lain akan lebih meremehkan dan menyia-nyiakan. Sebab, shalat menjadi tiang dan penopang dien seseorang.

Menunda-nunda shalat fardhu tanpa udzur sehingga lewat waktunya adalah dosa besar, bukan maksiat ringan seperti yang dipahami kebanyakan orang.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا

Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan.” (QS. Maryam: 59)

Makna Idha’atus Shalat (menyia-nyiakan shalat) menurut sebgian ulama tafsir adalah shalat di luar waktunya dan suka meninggalkan shalat.

Umar bin Abdul Aziz berkata tentang maksud ayat di atas,

لم تكن إضاعتهم تركها، ولكن أضاعوا الوقت

(makna,-ter) mereka menyia-nyiakan shalat itu bukan meninggalkannya, tetapi menunda-nunda waktunya.

Imam Ibnu Katsir menukil perkataan al-Auza’i yang dari Musa bin Sulaiman dari Al-Qasim bin Mukhaimarah tentang maksud ayat di atas, “Mereka menyia-nyiakan (menunda-nunda) waktunya, kalau meninggalkan maka telah kafir.”

ingat_shalat

Seseorang yang meremehkan shalat sehingga melaksanakannya keluar dari waktunya akan menemui kerugian, kehancuran, dan tercatat sebagai bagian orang yang lalai. Tempatnya di akhirat adalah satu lembah di jahannam yang sangat dalam dan menjijikkan, yaitu berisi nanah dan darah. Wallahu A’lam. [PurWD/voa-islam.com]

See more at: http://www.voa-islam.com/read/aqidah/2015/03/18/35961/bahaya-menundanunda-shalat-sampai-habis-waktunya/#sthash.Y44O8m1F.dpuf

Bahaya Menunda-nunda Shalat Sampai Habis Waktunya | Baraka Media Promo

Tags:

Komentar dinonaktifkan: Bahaya Menunda-nunda Shalat Sampai Habis Waktunya

Maaf, form komentar dinonaktifkan untuk produk/artikel ini

Hosting Unlimited Indonesia
r Artikel Terbaru
thumbnail

[Infografis] Panduan Dasar Cara Beriklan di Youtube

P 1 April 2017 , Uncategorized

http://donateme.online/ Apakah Anda ingin tahu bagaimana cara beriklan di Youtube? ya…tidak bisa dipungkiri lagi bahwa saat ini beriklan di internet merupakan salah satu pilihan utama jika ingin memperkenalkan produk Anda kepada pasar dengan jangkauan yang lebih luas. Bukan saja kepada... Selengkapnya)

Fir’aun Binasa dengan Doa Nabi Musa Setelah 40 Tahun, Bersabarlah dalam Doa!

P 28 November 2015 ,

Oleh: Badrul Tamam Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulilah –Shallallahu ‘Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya. Nabi Musa berdoa untuk kebinasaan Fir’aun dan bala tentaranya dengan diaminkan oleh Nabi Harun. Kemudian Allah kabulkan... Selengkapnya)

Kegembiraan Terbesar karena Nikmat Islam

P 28 November 2015 ,

Kita tahu, bahwa Allah telah haramkan surga atas orang-orang yang kufur kepada-Nya. Dari sini kita tahu bahwa nikmat paling besar adalah nikmat Islam. Dan apabila Allah menghendaki kebaikan bagi hamba-Nya maka Allah wafatkan ia di atas Islam. Maka Nabi kita... Selengkapnya)

4 Bacaan Dzikir Saat Kumandang Adzan

P 28 November 2015 ,

Oleh: Badrul Tamam Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah –Shallallahu ‘Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya. Saat kumandang adzan, kaum muslimin diperintahkan untuk mendengarkannya. Kemudian mengikuti apa yang dibaca muadzin, kecuali pada Hai’alatain... Selengkapnya)

Kenapa Dalam Menjalankan Ketaatan Harus Disertai Kesabaran?

P 17 November 2015 ,

Oleh: Badrul Tamam Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam teruntuk Rasulullah –Shallallahu ‘Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya. Para ulama membagi sabar menjadi tiga bagian; Pertama, sabar di atas ketaatan. Kedua, sabar dari apa saja... Selengkapnya)